SkripziKrezi

Skrizikrezi

Penulis: WeAreVictims

Cover: Ellina Wu

Penerbit: Gradien Mediatama

ISBN: 978-602-208-088-6

Cetakan pertama, 2012

197 halaman

 

Pasti yang mengambil jenjang strata di perguruan tinggi nggak akan asing dengan skripsi, satu kata itu bisa membuat kepala migren, diare, tidak tenang tidur dan gejala-gejala stress lainnya. Saya pun pernah mengalaminya, dan CUKUP satu kali saja merasakannya :p. Milih judul saja bisa berbulan-bulan dan itu belum tentu langsung di acc, belum mencari bahan referensi di mana sebagian besar buku di perpus nggak boleh dibawa pulang, jadi pustakawati mendadak deh. Trus buat kuesioner dan orang yang mau ngisi kuisioner tersebut, ribetnya minta ampun. Menghadapi pembimbing yang bukannya membantu dan mempermudah pekerjaan kita malah menambah beban dengan banyaknya revisi. Boros, dengan banyaknya kertas yang di print, membuat kaya pengusaha kertas dan membuat miskin anak kos. Deg-degan setengah modar waktu menghadapi ujian, rasanya pengen kencing di celana! Pengen nimpuk kepala dosen pembimbing ketika waktu ujian dia malah berkomentar “kamu seharusnya ganti judul saja” MAKSUDNYA APA??? TERUS SELAMA PIMBINGAN ITU NGAPAIN AJA, KENAPA NGGAK BILANG DARI DULU????? Begitulah pengalaman saya, ada nagis, sedih, dan nggak ada seneng sama sekali. Ada deng, waktu dinyatakan lulus, hehe.

Buku ini juga bercerita yang sama, pengalaman seorang mahasiswa jurusan Farmasi tingkat akhir yang dibuat stress dengan skripsinya, lebih tepatnya menghadapi dosen pembimbing. Kenapa begitu? Sejak awal baca sampai akhir, penulis senewen dengan dosen pembimbingnya. Sebenarnya ada dua bab sih, pertama tentang skripsinya dan kedua tentang praktikumnya yang diberu judul Crazy Lab. Saya hanya menemukan penulis sangat sebel dengan dosen pembimbing yang banyak maunya, maen perintah aja, suka godain cewek, pokoknya absurd deh, saya juga heran kenapa bisa ada dosen seperti itu, nggak punya wibawa sama sekali. Namanya Pak Wisnu atau biasa dipanggil PaNu. Tiap bab pendek-pendek dan ngomongin sifat PaNu itu, nggak banyak dibahas tentang skripsi penulis, kisah lucu apa kek atau kisah mengenaskan kayak saya cuman PaNu PaNu dan PaNu. Yang asik malah di bab Crazy Lab, kita jadi nambah pengetahuan tentang laboratorium kimia dan fungsinya apa. Walaupun kurang dapat ceritanya dan nggak pernah ketawa pas baca, saya suka covernya dan pengalaman orang dengan skripsinya itu emang nggak ada matinya.

 

2 sayap untuk PaNu

Iklan

Forever Mine

12327414

by Cherry Zhang

penerbit: Gradien Mediatama

cetakan: I, 2011

ISBN: 978-602-208-014-5

296 halaman

 

Livvy muak ketika mantan pacarnya, Maurice, hanya menginginkan sex dalam hubungan mereka, dari awal sebenarnya dia sudah tidak tertarik tapi karena laki-laki berkebangsaan Prancis itu ngotot, Livvy pun menerima undangan makan malam di apartemennya, makan malam itu menjadi pertemuan terakhir mereka.

Bukan tujuan utama mendapatkan kisah cinta di negara Kangguru ini, Livvy bekerja mati-mayian, di dua tempat sekaligus sebagai waitress dan penjaga kasir, tidak punya waktu untuk yang lainnya. itu semua dilakukannya demi membantu biaya pengobatan ibunya. Lalu muncullah Xander Clayton, pria kaya asal Amerika yang mempunyai banyak usaha di Australia, laki-laki yang kaya raya. Dia adalah temannya Maurice, mendekati Livvy karena ingin membuktikan apakah perempuan muda  yang gila harta seperti yang dilihatnya ketika memutuskan Maurice. Tidak butuh wantu yang lamauntuk menaklukan hati Livvy, walau awalnya Livvy keras kepala, takut kalau Xander seperti Maurice, pria kaya kebanyakan yang hanya menginginkan sex, toh akhirnya dia jga jatuh cinta juga. Dia memberikan semua yang dimilikinya untuk Xander tapi Livvy tetap tidak menerima ucapan cinta dari pacarnya itu. hingga suatu waktu mereka berlibur di sebuah villa milik Xander, Livvy bertemu lagi dengan Maurice, laki-laki itu berkata bahwa Alex (nama aslinya Xander) telah memenangkan taruhan villa yang ditempatinya sekarang itu. Gerah, Livvy meminta putus, awalnya Xander tidak mau bahkan setelah menjelaskan alasannya tapi Livvy tetap ngotot minta putus, dengan marah Xander pun mengabulkannya.

Xander balas dendam dengan membawa gandengan baru ke kafe tempat Livvy bekerja, hati Livvy sakit sekali dan dia pun sering menyembunyikan air matanya. Belum ditambah kalau dirinya positif hamil. Berperang dengan perasaannya sendiri, Livvy terpaksa mendatangi apartemen Xander untuk mengabarkan hal penting tersebut, namun setelah tiba disana, Livvy malah marah-marah karena mengetahui ada perempuan lain yang sekarang tiba di apartemennya, dia pun lari pergi dan pingsan sebelum mencapai lift. Xander sangat marah mengetahui kalau Livvy hamil, dia merasa dibohongi Livvy dari awal. Dengan kilat dia melangsungkan pernikahan. Antara senang dan sedih mendapatkan kalau sekarang dia menikah dengan orang yang dicintainya dan anaknya akan mempunyai seorang ayah, sayangnya laiki-laki yang dicintainya itu tidak membalas perasaanya.

Wo-ho waktu baca sampul belakang bukunya ada label ‘novel dewasa’, jarang-jarang nih novel Indonesia. Waktu baca ceritanya emang romance abis, dari awal kita disuguhi cerita Xander dan Livvy terus, tokoh lainnya benar-benar jadi figura. Walaupun begitu, konfliknya cukup banyak sehingga tidak membuat bosan, adegan ciuman dan lainnya menututku biasa, tidak terlalu hot cuman sering XD. Setting ceritanya juga indah, mungkin di buku ini ingin lebih menonjolkan karakter kedua tokoh utama, Xander yang posesif dan sedikit kasar, dan Livvy yang tegar. Well, sebagai permulaan membaca buku romancenya Gradien (perdana bok ;p), saya ingin membaca cerita yang lainnya juga.

3 sayap untuk harlequinnya indonesia :))