Pertentangan Moral

waktu kecil bahkan sampe sekarang saya agak takut sama orang banci. kenapa mereka pilih menjadi seperti itu? kenapa mereka tidak mengikuti apa yang sudah ditakdirkan Tuhan? kenapa??

pernah baca Luna karya Julie Anne Peters

waktu pertama kali baca, biasa ah, seorang cewek bernama Regan mempunyai seorang abang, dia sangat suka meminjam make up maupun baju – baju miliknya. tentu saja pada malam hari karena takut kepergok orangtuanya, kemudian ada kata – kata yang membuat aku miris dia bilang gini (kalo ga salah karna udah lama banget bacanya) “aku dimasukkan ke jiwa/raga yang salah”. kata – kata yang sangat menohok sekali.

aku langsung kebawa suasana, sedih, dia benar – benar ingin menjadi cewek, bukan pilihannya katannya.

aku jadi mikir, kalo ada sodara atao temen yang seperti itu gimana rasanya? tanggapanku mungkin ga jauh beda sama Regan, dia merasa malu, dia pura – pura ga kenal, dia benci kenapa dia harus seperti itu. tapi itu bukan pilihannya kan? itu pilihan raganya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s