Bioskop

Weekend ini tidak ada bedanya seperti yang sebelumnya, mempersiapkan diri untuk ke satu tempat tujuan, bioskop.

Aku berdandan ala kadarnya, jeans, kaos, tanpa riasan yang mencolok, mengkuncir kuda rambutku yang panjangnya sebahu, dan tas mini yang berisi dompet serta hp yang aku silence. Menuju ke mobil miniku yang sudah menanti, aku mengendarai pelan ke jalanan yang lenggang.

Aku tiba di tempat itu, membeli satu karcis untuk film yang sekiranya bisa menemaniku, memilih tempat yang paling depan, jauh dari riuhnya orang. Aku membeli popcorn karamel dan minuman ringan, masing-masing satu, sesuai dengan porsiku.

Aku mendengar kalau film yang aku tonton akan dimulai, aku bangkit dari lantai dimana tempat yang tersisa karena malam minggu ini sangat ramai, seperti biasanya. Aku menempati tempat dudukku, kursi nomer H10, tanpa ada orang disekitar singgasana baruku.

Aku menatap kosong film yang tak kutau apa isinya sambil mengunyah popcorn dan mendorongnya dengan minuman, terus menerus sampai film itu habis.

Aku mempersiapkan diri untuk pulang ke rumah pada tengah malam ini di sabtu malam ini.

Aku hanya perlu sendirian, hanya ingin ditemani bioskop yang bicara namun tidak mempedulikanku.

Sendiri.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s