Perpustakaan Ajaib Bibbi Bokken

1494179

Perpustakaan Ajaib Bibbi Bokken

Penulis: Jostein Gaarder dan Klaus Hagerup

Penerjemah: Ridwana Saleh

Penerbit: Penerbit Mizan

ISBN: 979-433-415-4

Cetakan I, Mei 2006

294 halaman

Sinopsis:

Dua saudara sepupu, Berit dan Nils, tinggal di kota yang berbeda. Untuk berhubungan, kedua remaja ini membuat sebuah buku-surat yang mereka tulisi dan saling kirimkan di antara mereka. Anehnya, ada seorang wanita misterius, Bibbi Bokken, yang mengincar buku-surat itu. Bersama komplotannya, tampaknya Bibbi menjalankan sebuah rencana rahasia atas diri Berit dan Nils. Rencana itu berhubungan dengan sebuah perpustakaan ajaib dan konspirasi dalam dunia perbukuan. Berit dan Nils tidak gentar, bahkan bertekad mengungkap misteri ini dan menemukan Perpustakaan Ajaib Bibbi Bokken. Melalui cerita yang bernuansa detektif ini, Jostein Gaarder, pengarang Sophies World, dan Klaus Hagerup, mengajak kita berpetualang dalam dunia buku dan perpustakaan. Tanpa sadar, Anda akan diperkenalkan dengan Klasifikasi Desimal Dewey, Winnie the Pooh, Anne Frank, teori sastra, teori fiksi, teori menulis, sejarah buku dan perpustakaan, dan masih banyak lagi. Dengan demikian, buku ini adalah pengantar kepada dunia buku yang dapat dinikmati pembaca kanak-kanak, remaja, maupun dewasa. Buku terbaik mengenai buku dan budaya-baca yang ada saat ini.” Oldenburgische Volkszeitung. Sebuah surat cinta kepada buku dan dunia penulisan.” Ruhr Nachricht

My Review

Buku ini sebenarnya saya baca setahun atau dua tahun yang lalu, mandeg karena merasa tidak jodoh dengan buku ini. Entahlah, beberapa kali membaca buku yang cara penulisannya seperti surat saya malah kurang tertarik, padahal sendirinya suka nulis yang dibuat seperti surat #ruwet. Dibagi menjadi dua bagian, bagian pertama bercerita tentang dua orang sepupu yang tinggal berjauhan, mereka saling berkirim surat yang berbentuk buku, bolak balik mengirimkannya dari Oslo dan Fjaerland (Norwegia). Kedua sepupu itu bernama Nils Boyum (12 tahun) dan Berit Boyum (10).

Bermula ketika Nills bertemu dengan wanita tua yang membawa buku, Bibbi Bokken, diketahui dari surat yang terjatuh dari buku yang dibawanya menggambarkan kalau Bibbi Bokken adalah seorang bibliografer dan wanita itu menyimban buku yang langka, buku yang akan terbit tahun depan dan disinyalir bakalan menakjubkan. Dari asumsi itulah Nills menuliskan surat yang berbentuk buku kepada sepupunya di Fjaerland, mendiskusikan dan menyelidiki siapa sebenarnya Bibbi Bokken dan buku apakah itu, buku yang hanya diketauhi berjudul ‘Perpustakaan Ajaib’, sebaliknya Bibbi Bokken malah penasaran dengan surat-buku yang ditulis kedua sepupu tersebut dan berusaha merebutnya, mereka saling mengejar dan menyelidiki. Di bagian kedua yang bersetting di perpustakaan kita akan menemukan semua jawaban teka teki bagian pertama.

Sebenarnya cukup menarik, di bab pertama sudut pandangnya adalah orang pertama, kedua sepupu dan di buku kedua lebih banyak dialog. Mungkin karena alurnya yang cukup lambat di awal membuat saya kehilangan selera membacanya. Tapi yangs aya suka adalah di buku ini banyak pengetahuan tentang buku seperti bibliografer yang berarti seseorang yang melakukan kegiatan bibliografi, hal-hal mengenai buku. Incunabula; buku-buku yang dicetak pada masa-masa awal percetakan bku dahulu, yaitu sekitar tahun 1500. Gutenberg; seni percetakan buku, dimana Gutenberg ini menggunakan huruf bongkar-pasang dari timah hitam. Dan informasi kalau setiap buku di perpustakaan setidaknya memiliki tiga kartu kartotek yang berbeda, ada tiga jenis kartu kartotek. Satu kartu memuat urutan berdasarkan pengarang secara alfabetis, kartu kedua menurut judul buku dan ketiga pengurutan berdasarkan registrasi kata kuncinya. Membaca bagian ini membuat saya ingin mengatur buku di lemari secara alfabetis😀. Selain itu ada biografi sedikit tentang Anne Frank, jadi pengen baca Buku Harian Anne Frank, buku ini beneran informatif sayangnya saya tidak berjodoh dengan buku ini.

Cover-Buku-Perpustakaan-Ajaib-Bibbi-BokkenSaya suka cover yang gold edition, nggak terlalu buruk sebenarnya cuman lebih eksklusif aja dan tampilannya lebih menggoda. Terjemahanya nggak ada masalah, saya enjoy aja bacanya dan minim typo juga, cuman yang edisi pertama bukunya agak kecil gitu, nggak tahu dengan versi terbarunya.

Buku ini ditulis oleh dua penulis asal Norwegia, Jostein Garder yang terkenal dengan buku filsafat Dunia Sophie yang menjadi buku terlaris tahun 1995 dan Klaus Hagerup yang seorang penulis, penerjemah, penulis skenario, aktor dan sutradara yang terkenal dengan buku anak dan remaja.

Ada beberapa quote yang saya suka dibuku ini, diantaranya adalah:

Buku adalah teman terbaik.

Siapa yang bisa menemukan buku yang tepat, akan berada di tengah-tengah teman terbaik. Di sana kita akan berbaur dengan karakter yang paling pintar, paling intelek, dan paling luhur, di sana kebanggaan serta keluhuran manusia bersemayam.

Sebuah buku adalah dunia ajaib penuh simbol yang menghidupkan yang kekal kepada yang masih hidup. Sungguh tak dapat dibayangkan, fantastis, dan ‘ajaib’ bahwa kedua puluh enam huruf dalam alfabet kita bisa dipadukan sedemikian rupa sehingga bisa memenuhi rak raksasa dengan buku-buku dan membawa kita ke seluruh dunia yang tak pernah berujung. Dunia yang selalu bertumbuh dan bertumbuh, selama masih ada manusia di muka bumi ini.

Buku ini saya rekomendasikan bagi kamu yang sedang mencari buku tentang buku

3 sayap untuk kedua sepupu yang kurang kerjaan.

NB: posting bareng BBI buku tentang buku

6 thoughts on “Perpustakaan Ajaib Bibbi Bokken

  1. aku dulu punya yg edisi lama, terjemahannya paraaah… dan aku beli lagi yg edisi gold. covernya keren, terjemahan jauh lebih bagus. nggak nyesel beli nya🙂

  2. Ping-balik: Bacaan Bulan April 2013 | Kutu Bokek

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s