Just The Sexiest Man Alive

Sinopsis

Ketenangan Taylor Donovan tak pernah terusik. Di ruang sidang, ia tak pernah membiarkan pihak lawan membuatnya gugup. Dalam kehidupan pribadi, ia tak pernah membiarkan pria mana pun membuatnya terguncang-termasuk perselingkuhan mantan tunangannya.

Jadi ketika ia ditugasi membantu ‘Lelaki Terseksi Di Dunia’ versi majalah People mempersiapkan peranan dalam film thriller hukum laris barunya, ia menolak terjatuh dalam pesona sang playboy Hollywood tersebut. Bahkan meski aktor itu adalah Jason Andrews. 

My Review
Satu kata, seruuuuuu. Saya suka banget Julie James menciptakan karakter Taylor dan Jason, argumen mereka, sarkasme mereka bikin ngakak. Ceritanya Taylor Donovan disewa selama musim panas untuk menjadi pengacara di Los Angels untuk menangani kasus pelecehan seksual, Taylor bersemangat sekali karena dia tidak pernah kalah, pikirannya tercurah akan kasus itu. Sayangnya, atasanya, Sam memberikan tugas lain, dia disuruh melatih seorang aktor yang akan memulai pembuatan film bertema thriller hukum. Aktor tersebut meminta bekerja sama dengan salah satu litigator untuk memahami bagaimana pengacara sungguhan bertindak di ruang sidang, mengajari bagaimana cara bersikap, di mana harus berdiri, dsb. Akan berbeda kalau yang bakal dilatihnya adalah pria tampan, aktor terhebat di Hollywood, setiap gerakannya selalu diikuti paparazzi, selalu dikelilingi wanita cantik, dan dijuluki sebagi lelaki terseksi di dunia, siapa lagi kalau bukan Jason Andrews.

Taylor cukup tegang juga berhadapan dengan Jason, dia tidak mau jadi ‘pemuja’ seperti kebanyakan cewek di kantor. Dia adalah orang yang bekerja secara profesional dan selalu berusaha menerapkannya. Dia geram ketika janji pertemuan yang sudah ditetapkan tapi jason tidak datang dan malah asik berjudi dan berpesta di Las Vegas. Taylor tidak sudi lagi membantunya.
Seminggu kemudian, dengan entengnya dan merasa tidak terjadi apa-apa, Jason memasuki pengadilan ketika Taylor baru saja menyelesaikan pekerjaanya, tau apa yang dia bilang sebagai alasannya? “Kau tentunya mengerti… aku orang yang sibuk, Nona Donovan.” Dan meminta Taylor untuk segera memulai sesi latihan mereka. Dan balasan adalah, “Tapi sekarang aku sedang sibuk, Tuan Andrews.” Hahaha, Jason tidak berkutik, baru kali ini ada wanita yang menolaknya.

Merasa berbeda dengan wanita lainnya yang gila akan publisitas bila berdekatan dengan Jason, Taylor malah sebaliknya tidak suka bila bersamanya, menjauh kalau ada paparazzi dan menolak jika ditraktir, menjadikan Jason sangat penasaran. Setelah urusan mereka selesai pun Jason mencari-cari alasan untuk bertemu lagi. Salah satu caranya adalah mengundang Taylor ke pesta di rumahnya, Jason membuat strategi, membuat cemburu Taylor. Hasilnya adalah Jason yang kebakaran jenggot, saingannya dalam dunia perfilman, Scott juga tertarik dengan Taylor, dia malah bisa mengajak pengacara muda itu kencan. Hah, tentu membuat Jason bligsatan, dia mencoba mengambil hati Taylor lagi. Lalu siapa yang akan dipilih Taylor?
  
Seperti yang saya bilang tadi, buku ini seru, kocak, saya melahap hanya dalam semalam saja. Alurnya cepat, terjemahannya bagus dan nggak kaku, selain itu interaksi antara Taylor dan Jason tidak bisa dilewatkan, ketika mereka adu argumen, saling cekcok, saling merasakan perasaan yang berbeda membuat saya tidak sabar membuka lembar demi lembar demi menemukan ujung cerita. Karakter kedua tokoh juga yang menjadi magnet di buku ini. Taylor yang cerdas, mandiri, berani dan Jason yang sok tampan (emang bener :p), tidak mau ditolak, ambisius, cemburuan, kombinasi yang pas banget, apalagi kalo bertengkar :)). Oh ya, si tampan Jason ini nggak pandai berbohong, soalnya dia akan memutar-mutar jam tangan kalau sedang berbohong dan lucu kalau lagi ngambek :p

cover aslinya

Untuk masalah cover, versi Indonesia juga bagus kok, malah ceweknya mirip Taylor Swift, hehe. Di buku ini minim sekali adegan ‘hot’ bahkan ciuman saja tidak terlalu banyak, entah disensor semua atau memang begitu adanya, saya tidak tahu karena tidak membaca versi aslinya. Well, harapannya sih jangan disensor, wakakakaka. Tapi buku ini tetap enak dinikmati, karena sayang sekali kalau melewatkan sarkasme kedua tokoh utama ini. Saya jadi suka sama tulisan Julie James, semoga Elexmedia menerbitkan buku lainnya dan jangan disensor kalau perlu #eh :p

4 sayap untuk lelaki terseksi di dunia.


Just The Sexiest Man Alive
by Julie James
alih bahasa: Eka Budiarti
penerbit: PT Elex Media Komputindo
cetakan I, 2011
ISBN: 978-602-00-1404-3
432 halaman

Iklan

4 thoughts on “Just The Sexiest Man Alive

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s