Nguping Jakarta

12679354

Gimana nulis reviewnya, ya? Hahahaha, oke aku mulai dari pecakapan absurd yang aku suka, here:

Buat Mereka yang Butuh Tantangan Lebih

Dosen: “Ada tiga profesi yang paling dicari di Australia. Peringkat ketiganya adalah orang di bidang IT. Kalian bisa tebak peringkat satunya?”

Mahasiswa: “Teroris, Pak!”

Kuliah jurusan Teknik Informatika, didengar satu kelas yang akan mengajukan pindah jurusan sesegera mungkin.

 

Ini Sudah Kehendak Yang di Atas

Siswa #1: (dari lantai 2 minta tolong dipanggilkan seseorang) “Eh, eh, panggilin dia, dong.”

Siswa #2: (kepada orang yang dimaksud) “Eh, lo dipanggil yang di atas.”

Sekolah di Halim, didengar siswa-siswa yang bergegas mengucapkan turut berduka cita.

 

Fleksibel Gitu Mungkin, Suaranya?

Mahasiswi #1: “Lo UKM apa di kampus?”

Mahasiswi #2: “Paduan suara.”

Mahasiswi #1: “Suara lo apa? Salto, ya?”

Didengar oleh seseorang yang hampir tersedak dalam nada C minor-nya Vety Vera.

 

Sungguh Efek yang Aneh

Siswi #1: “Aduh kembung banget, gue mau bersanggama, nih…”

Siswi #2: “Hah?”

Siswi #1: “Iya, bersenggama!”

Siswi #2: “Sendawa!”

SMPN di Jakarta, didengar oleh semua pengunjung kantin yang berpikir minuman soda mangandung afrodisiak.

 

Kami Takut Kalo Semangat Nanti Bapak Ngapain Kita

Dosen: (frustrasi melihat mahasiswa tak bersemangat) “Aduh, kalian makin lemes semua, sih, saya jadi lemah syahwat, nih!”

Universitas di Depok, didengar oleh para mahasiswa yang serentak bangun dari kantuknya.

 

Untuk Variasi, Bolehlah Sekali-Sekali Ganti Posisi

Guru: “Jadi, rumus menghitung sex ratio adalah jumlah laki-laki per jumlah perempuan dikalikan 100.”

Murid-murid: “…” (sibuk mencatat)

Guru: “ingat, ya, jadi laki-laki selalu dia atas posisinya…”

Murid-murid: “…” (sibuk cekikikan)

Didengar oleh satu kelas yang rasio antara laki-laki dan perempuan tidak seimbang.

 

Jangan Sungkan Memesan

Pelayan sambil memberikan menu: “Sialkan.”

Restoran di jakarta, didengar oleh pengunjung yang merasa keberuntungannya langsung hilang selama tujuh tahun.

 

Jangan yang Indie, Saya Gak Ngerti

Cewek: (Dengan Lantang) “Mas, Pop Porn-nya dua, ya!”

Bioskop di transkota, didengar oleh pengunjung antrean makanan kecil yang ingin memesan benda yang sama.

 

Dikancingin Aja

Penjaga fotokopi: “Mbak, ini amplopnya mau direslitingin, gak?

Didengar oleh pengunjung lain yang langsung memeriksa celananya.

Yak, segitu aja ya contoh yang aku suka, sebenarnya masih banyak lagi tapi capek nulisnya, hehehe. Bagi yang sering nyantronin http://ngupingjakarta.blogspot.com/ pasti udah nggak asing lagi dong sama dialog-dialog yang bikin ngakak ini. Berhubung aku tahunya telat, aku baca bukunya terlebih dahulu baru kemudian mengikuti blognya. Lucuu, nggak jarang kita mendengar percakapan orang dengan tidak sengaja dan kemudian terpingkal-pingkal sendiri, bahkan kadang kita sendiri pun pernah mengalami hal absurd tersebut, pemahaman yang salah, salah mengucapkan perkataan, melontarkan plesetan, dsb yg bisa mengurangi kepenatan di keseharian yang semrawud.

ngupingjakarta.blogspot.com lahir pada 4 September 2008. Diawali dengan kuping kanan (Rangga Sastrowardoyo) dan kuping kiri (Rey Saroso) yang tidak sengaja mendengar teriakan seorang anak kecil perempuan ke temannya, “I,m telling you, my mom is a lesbian!” yang sukses membuat mereka ngakak. Mereka juga sering membaca situs yang bernama Overheard In New York dan terpikir kenapa nggak buat versi lokalnya. Banyak hal absurd yang terucap di sekitar kita, sering lupa menceritakannya, butuh tempat untuk menampung semua itu, jadilah Nguping Jakarta.

Buku ini dibagi menjadi enam bagian:

  1. Cerahnya Dunia Pendidikan Kita
  2. Saat Kecepatan Suara Lebih Tinggi daripada Kecepatan Pikiran
  3. Gagap (Ngomong) Teknologi
  4. Tepuk Jidat Berjamaah
  5. Cerita Keluarga Tanpa Rencana
  6. Di Antara Kantor, Klien, dan Tenggat

Yang paling aku suka adalah bab satu dan dua.

Silahkan dibaca dan silahkan tertawa sepuasnya.

3 sayap untuk yang tidak bisik-bisik

 

Nguping Jakarta

by Kuping Kiri dan Kuping Kanan

Penyuntung: Isman H.S & Primadonna A.

Penerbit: B First (Bentang Pustaka)

ISBN: 978-602-8864-37-4

Cetakan I: Agustus, 2011

221 halaman


NB: bagi yang punya pengalaman NYATA seperti di atas, Kirim ke nguping.jakarta@gmail.com lengkap dengan siapa yang mendengar dan tempat kejadian.

Iklan

2 thoughts on “Nguping Jakarta

  1. Iya nih kocak banget pagi-pagi sukses bikin saya ngakak nih kutipan-kutipannya. Pengen beli bukunya tapi kok kayaknya rugi ya, soalnya di blognya sebagian besar juga ada..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s