More To Know HIV – AIDS!!

habis baca majalah ada ulasan tentang HIV-AIDS yang mudah dipahami, jauh lebih gampang dimengerti daripada buku pelajaran yang saya punya, saya saja binggung kalo belajar huehuehue. sumber dari majalah Olga! edisi 122/V, 25 November – 8 Desember 2010.

AIDS

singkatan dari Acquired Immuno Deficiency Syndrome, atau gampangannya sindrom yang menyerang kekebalan tubuh, sehingga tubuh kita gampang terkena penyakit.

Hubungan HIV dengan AIDS

HIV (Human Immunodeficiency Virus) virus yang menyebabkan AIDS berkembang. HIV ini menyerang CD-4 yang berfungsi mencegah terjadinya infeksi. sel ini ada di bagian sel darah putih kita, berakumulasi dalam sekian periode waktu tertentu (5-10 tahun) kemudian menyebabkan penurunan pasti pada jumlah sel CD-4 dan kita akan semakin mudah terserang penyakit-penyakit lain. saat sel CD-4 ini sangat sedikit dan banyak penyakit yang menyerang tubuh kita barulah virus ini berkembang ke stadium berikutnya menjadi AIDS.

Cara virus menular

inti penularannya HIV hanya pada kontak luka dengan penderitanya. virus hanya bisa berkembang di dalam cairan tubuh manusia, terutama darah. bisa juga melalui cairan vagina, sperma ataupun air susu ibu. kalo kita tidak kontak langsung dengan luka, kita tidak akan tertular, karena cairan seperti keringat, air liur, dan air mata virus nggak akan bisa berkembang. jadi bisa saja HIV menular lewat transfusi darah, hubungan sex, pemakaian alat suntik secara bergantian, dan dari ibu yang menyusui anaknya,

Cara mengetahui kita ketularan atau nggak

satu – satunya cara adalah dengan tes darah, dan ini juga nggak hanya bisa dilakukan sekali saja. karena ketika jumlah virus masih terlalu sedikit, virus ini nggak terdeteksi oleh sistem. tes HIV baru akan mendeteksi adanya virus setelah 5-10 tahun virus itu berkembang di tubuh kita.

Tanda – tandanya

ada 4 tahap AIDS berkembang:

  1. tahap1 (window periode): virus mulai menginfeksi tubuh kita, tapi tubuh kita belum membentuk antibody (sistem kekebalan tubuh) terhadap virus ini. badan kita akan tetap terlihat sehat dan tes HIV pun nggak akan mendeteksi jika kita tertular. masa tahapan ini adalah 2 bulan hingga 6 bulan.
  2. tahap 2 (HIV positif dengan gejala): virus sudah mulai berkembang biak dan sudah terbentuk antibody HIV dalam tubuh kita, jadi kalo kita tes sudah akan ketauan kalau kita terinfeksi HIV. nggak ada tanda – tanda pasti dalam periode 5-10 tahun ketika kita sudah positif HIV. namun kita sudah bisa menularkan ke orang lain.
  3. tahap 3 (HIV positif dengan gejala): sistem kekebalan tubuh kita sudah sangat menurun, infeksi – infeksi penyakit seperti diare akan gampang menyerang dan sulit sekali disembuhkan, selain itu akan muncul pembengkakan di kelenjar limfa. dari tahap ini menuju tahap selanjutnya paling hanya sebulan kita bisa bertahan, tergantung kondisi tubuh kita.
  4. tahap 4 (AIDS): stadium terakhir dari infeksi HIV AIDS dimana semua penyakit yang menyerang berakumulasi dalam tubuh dan menyebabkan berbagai kerusakan. alu sudah sampai pada tahap ini untuk berdiri saja susah banget.

Obatnya

virus tidak bisa dimusnahkan, tetapi bisa ditekan laju pertumbuhannya. nama obatnya adalah ARV (anti retro viral), dengan kata lain obat ini bisa memperpanjang usia hidup orang yang mengidap HIV AIDS (ODHA). obat ini harus diminum secara rutin dan tepat waktu, soalnya sifat virus HIV akan menjadi kebal obat ketika kita telat sekali saja minum obatnya.

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s